Syarat pengajuan kredit yang layak survey di Columbia:

Anda dapat melakukan transaksi tunai ataupun kredit. Untuk pembelian secara kredit, syaratnya mudah dan ringan. Cukup mengisi formulir yang kami sediakan di seluruh Showroom Columbia dan lengkapi dengan :

  • Fotokopi KTP Suami & Istri (Jika telah menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Rekening Listrik/ telepon /PAM (pilih salah satu)
  • Foto Pemohon
  • Fotokopi Slip Gaji

1. Berdasarkan fungsinya, informasi tentang calon konsumen dalam formulir sewa beli dibagi menjadi  kelompok-kelompok :

  • Identitas
  • Profesi dan besar penghasilan
  • Keterangan untuk SPA
  • Jaminan dan agunan
  • Referensi penjamin
  • Waktu dan wawancara

2. Pengisian data dan dokumen pendukung  yang harus dilengkapi  oleh Supervisor / Pramuniaga dan SE (bukan oleh Surveyor)

A. Formulir diisi dengan jelas (mutlak) seperti :

  • Nama pemohon dan pendamping / penjamin (kalau ada)
  • Pekerjaan (nama instansi, lama bekerja dan jabatan)
  • Alamat kantor disertai dengan nomer telepon.
  • Nama barang, merek, tipe, unit serta harga yang telah disepakati.
  • Tanda tangan pemohon / pendamping / penjamin (bila ada)
  • Mengisi data no. telp rumah, kantor, dan no HP.

B. Dokumen pendukung yang wajib dipenuhi seperti :

  • Foto Copy KTP pemohon yang masih berlaku
  • Foto Copy KTP pendamping / penjamin
  • Foto Copy kartu keluarga / surat nikah
  • Bukti pemilikan rumah / BPR (rekening listrik, PDAM, PBB / Akte)
  • Foto konsumen
  • Slip gaji (bagi karyawan) / optional
  • Dan lain-lain ( izin usaha, surat kontrak rumah, tempat kerja)

3. SE / SC / Supervisor harus mampu melengkapi / memenuhi semua dokumen pendukung sebelum map order disurvey. Semua map order yang tidak memenuhi kriteria di atas (syarat dan dokumen) dinyatakan sebagai map order Tidak Layak Survey (TLS) dan Koordinator Surveyor berhak untuk menolak melaksanakan survey atas map order tersebut.

FAKTOR DOMINAN PENGAJUAN KREDIT DI COLUMBIA

Faktor-faktor dominan yang sangat dibutuhkan untuk pengajuan kredit untuk menjalankan prinsip Able To Inspect dan Able to Sale faktor-faktor yang sangat diperhatikan adalah :

1. Identity / identitas :

Seperti halnya bahasan di muka bahwa syarat dasar adalah KTP, KK (bukti formal), dengan demikian maka kita akan dihadapkan kepada pemeriksaan.

  • Nama Konsumen:  Harus sama dengan data KTP / KK termasuk permohonan.
  • Alamat Konsumen: Tempat tinggal disesuaikan antara KTP, KK, Map Order /Permohonan / surat keterangan yang dibuat.Apabila alamat tersebut tidak sesuai dengan data, maka harus jelas darimana alamat pindah tersebut.
  • Tempat Bekerja: alamat tempat kerja yang lama apabila yang bersangkutan masih baru kerja di alamat tersebut.
  • Status / Jumlah Tanggungan: Status sipil (kawin / tidak), jumlah tanggungan yang menjadi beban.

2. Continous & un-in terruted income

Penghasilan konsumen yang kita harapkan adalah yang tidak putus-putus atau berkesinambungan dengan kata lain (capital, capacity, payment). Latar belakang penghasilan, jumlah yang dapat diterima, kemungkinan mendapatkan hasil tersebut dan cara yang ditempuh untuk mendapatkan. Demikian halnya dengan sumber pendapatan lain yang dapat dikaji, dikoreksi, diuji dan diyakini.

3. Character

  • Habit (kebiasaan)
  • Style of living (gaya hidup)
  • Social Standing (kehidupan sosial)

Pemahaman tentang ketiga hal tesebut seperti uraian sebelumnya maka diperlukan pemahaman yang jelas dan petimbangan (interpretasi) yang lebih mendekati kepada kondisi yang sebenarnya karena untuk mengukur seseorang baik atau tidak lebih dominan kepada tindak-tanduk sehari-hari di lingkungan tempat tinggal dan tempat usaha.

4. Safety / security (keamanan)

Keterjaminan tentang angsuran tentu sangat perlu diperhatikan mengenai :

  • Apakah kemampuan konsumen sudah positif diukur dari hal-hal di atas (5C + 4P)
  • Apakah character calon konsumen tersebut sudah pasti baik.
  • Apakah identitas calon konsumen tersebut tidak meragukan lagi.

5. Purpose

Tujuan penggunaan barang yang jelas. Untuk produksi atau konsumsi, prinsip pemeriksaan barang untuk si penyewa beli sendiri, barang tidak boleh dipindah tangankan, tanggung jawab si penyewa terhadap barang yang diminanti termasuk pembayaran angsuran.

6. Domisili

Alamat tempat tinggal dan tempat penempatan barang yang tetap, tempat kerja yang jelas, status tempat tinggal dan pekerjaan. Tempat pembayaran angsuran dan tempat penagihan termasuk tempat kirim barang. Hubungannya dengan konsumen apabila tidak dialamat tersebut. Status tempat tinggal yang dimaksud adalah : milik, sewa, kontrak, rumah dinas, orang tua, menempati tanpa membayar, hanya menunggui saja, angsuran BTN, sengketa, dll.

Terjadinya pembatalan dikarenakan :

  • Suami / istri tidak setuju
  • Penjamin tidak mau tanda tangan
  • Konsumen bekerja di perusahaan yang tidak tahan dengan kondisi ekonomi / factor eksternal (komponen import mendominasi (perusahaan tekstil), peternak ayam)
  • Barang untuk orang lain / orang tua / saudara / anak.
  • Kontrak bulanan.
  • Konsumen sulit ditemui
  • Karakter kurang baik
  • Tidak ada slip gaji
  • Radius melebihi 30 km (P. Jawa) dan 40 km (luar P. Jawa)
  • Pendapatan pas-pasan
  • Kebutuhan barang tidak sesuai dengan kondisi
  • Realisasi > tanggal 25 tidak mau bayar di tanggal 25.
  • Domisili kons ± 5 km dari SR tidak mau indoor
Close